Mari Mengenal Jasa Arsitek Untuk Hunian Impian Yang Nyaman

Mari Mengenal Jasa Arsitek Untuk Hunian Impian yang Nyaman! Dewasa ini, jasa para arsitek memang sudah sangat populer di kalangan masyarakat, baik kalangan masyarakat menengah ke bawah maupun menengah ke atas. Jika dilihat dari definisinya, arsitek merupakan seseorang yang ahli dalam merancang bangunan yang mampu memadukan keindahan, kegunaan, dan kekokohan dari suatu bangunan.

Nah, untuk menjadi seorang arsitek itu tidaklah mudah. Anda minimal harus lulus terlebih dahulu dari pendidikan arsitektur serta memiliki pengalaman minimal dua tahun kerja praktik ataupun magang. Tidak hanya sampai disana, anda pun harus mengikuti proses registrasi, sertifikasi, dan lisensi untuk menjadi arsitek yang handal. Selain itu, IAI (Ikatan Arsitek Indonesia) telah membuat daftar kompetensi yang harus dimiliki oleh para arsitek di Indonesia.

Pada 12 Juli 2017, Undang-Undang Arsitek Nomor 6 tahun 2017 telah disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Undang-undang ini dibuat sebagai bentuk perlindungan hukum bagi para arsitek, pengguna jasa arsitek, dan hasil karya arsitektur.

Selain itu, undang-undang ini pun dibuat untuk melengkapi aturan yang telah ada sebelumnya yaitu UU Jasa Konstruksi, UU Keinsinyuran, dan UU Bangunan Gedung. Intinya, undang-undang tersebut membahas tentang arsitek dan ruang lingkup kerjanya, syarat-syarat untuk menjadi arsitek, hubungan arsitek dengan masyarakat, serta tata cara praktek bagi arsitek yang berasal dari luar Indonesia.

Mungkin itu sekilas pembahasan tentang arsitek, nah dalam ulasan kali kita akan mengenal apa itu jasa para arsitek? Pelayanan arsitek merupakan suatu jasa yang melayani konsultasi dan pendampingan terhadap sebuah konsep perencanaan sebuah bangunan. Terdapat 4 tahapan dalam proses kerja dari jasa arsitek ini diantaranya yaitu tahap pra-perencanaan, pra-desain, perancangan dalam bentuk wujud desain gambar, dan tahap pengawasan.

Tahap Pra-Perencanaan

Tahap pertama yang harus dilakukan oleh jasa arsitek adalah tahap pra-perencanaan, yang mana cara kerjanya adalah menyusun data hasil survey lokasi, wawancara dengan pemilik, serta menginventarisir kebutuhan dan fungsi bangunan.

Tahap Pra-Desain

Tahap pra-desain yaitu menuangkan konsep awal perencanaan dalam bentuk sketsa ruang dan sketsa bentuk dengan disertai pendekatan penggunaan material atau bahan yang digunakan. 

Tahap Perancangan dalam Bentuk Desain Gambar

Tahapan selanjutnya yang harus dilakukan oleh jasa arsitek yaitu tahapan perancangan desain dalam bentuk gambar 2D dan 3D atau disebut dengan gambar kerja yang berfungsi sebagai pedoman pengajuan perizinan IMB. Dalam tahap ini pun akan muncul perencanaan anggaran biaya.

Tahap Pengawasan

Tahapan terakhir yang harus dilakukan oleh arsitek adalah melakukan pendampingan pengawasan pembangunan yang disesuaikan dengan desain perencanaan yang telah dibuat dengan memenuhi unsur estetika, fungsi, konstruksi sesuai biaya yang telah ditentukan.

Itulah ulasan mengenai pengenalan jasa arsitek. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*